Kedaulatan Rakyat – Ditutupnya kran impor sapi oleh pemerintah beberapa waktu lalu, membuat harga sapi naik dan para peternak bergairah lagi. Data dari pasar hewan Petambakan Banjarnegara Senin (3/7) menunjukkan, hewan sapi yang masuk pasar tersebut mencapai 820 ekor. ”Memang belum ada pertambahan yang signifikan. Tapi dengan adanya kenaikan harga, ke depan pasar hewan bakal ramai lagi,” kata Supriyadi, kepala pasar.
Menurutnya, kenaikan masih berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu/ekor. ”Kondisi ini membuat peternak bergairah kembali, apalagi menghadapi masa lebaran beberapa bulan mendatang,” ujarnya. Sartono (46), salah seorang peternak asal Desa Majatengah Kecamatan Kalibening, mengaku gembira dengan adanya kenaikan harga sapi.
Ia kembali menekuni usaha penggemukan sapi yang sempat dihentikan sejak harga sapi anjlok di pasaran, sekitar 8 bulan terakhir. Rosyid (50), juragan sapi asal Kecamatan Karangkobar mengatakan, beberapa ekor sapi yang dibawanya ke pasar nyaris habis terjual karena animo pembelian sapi membaik dibanding sebulan lalu.







