Rendah, Konsumsi Ikan Masyarakat Purbalingga

Dimuat 11 April 2011 dalam Kategori Berita Terkini, Purbalingga. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa meninggalkan tanggapan atau trackback untuk berita ini

Kedaulatan Rakyat – Tingkat konsumsi ikan masyarakat Purbalingga masih di bawah rata-rata nasional. Kendati begitu, kondisinya masih lebih baik dibandingkan rata-rata konsumsi ikan kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan, Siswanto SPt MSi menyebutkan angka konsumsi ikan di Purbalingga mencapai 17,6 kg/kapita/tahun, Jawa Tengah 17,0 kg/kapita/tahun dan nasional 29,9 kg/kapita/tahun.

“Tingkat konsumsi ikan di Purbalingga hampir sama seperti rata-rata kabupaten/ kota di Jawa Tengah, jauh lebih rendah di bawah rata-rata kabupaten/kota se-Indonesia,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (9/4).

Di sisi lain, produksi ikan para petani ikan, baik budidaya kolam, mina padi dan pembenihan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada 2009, budidaya kolam mencapai 8.134.950 kg. Angka itu naik menjadi 9.363.470 kg pada tahun 2010 atau mengalami kenaikan hingga 1.228.520 kilogram. Mina padi mengalami kenaikan 7.980 kg dari 64.320 kg di tahun 2009 menjadi 72.300 kg di tahun 2010. Begitu halnya dengan pembenihan, mengalami kenaikan hingga 80.137.000 kg dari 204.884.000 ekor pada tahun 2009 menjadi 285.021.000 ekor pada tahun 2010.

Menurut data pada Bidang Perikanan, terdapat 13.257 kepala keluarga pembudidaya ikan baik kolam, sungai, mina padi dan pembenihan yang tersebar di 18 kecamatan se Purbalingga. Total luas areal pembudidayaan ikan itu mencapai 909,73 hektare. “Ikan konsumsi yang dibudidayakan di Purbalingga hampir sama dengan daerah lainnya. Seperti lele, gurami, nila, bawal, tawes, nilem, patin, karper dan lain-lain. Sedang pembenihan, rata-rata membudidayakan lele, tawes, gurami, nila dan mas,” tambahnya.

Tingkat produksi ikan konsumsi tertinggi berada di Kecamatan Purbalingga. Yakni mencapai 1.440.000 kg dari total 9.363.470 kg. Sedangkan produksi ikan konsumsi terendah pada Kecamatan Karangjambu sebanyak 7 ribu kg disusul Karangreja sebanyak 7.220. Karangjambu dan Karangreja berada di wilayah dengan suhu terendah sehingga kurang baik untuk perikanan.

Sementara untuk produksi benih tertinggi ada di Kecamatan Mrebet yang mencapai 62.840 ekor dari total 285.021.000 ekor. Kecamatan Mrebet ini juga menjadi pemasok terbesar kedua setelah Purbalingga untuk budidaya ikan konsumsi yakni sebanyak 1.344.000 kg. Sementara untuk produksi benih terendah di Purbalingga berada di Kecamatan Karanganyar, Karangjambu dan Rembang.

Copyright © 2010 PurwokertoNews.Com All Rights Reserved