WawasanDigital – Baru 13 bulan duduk sebagai wakil rakyat, Ketua Komisi D DPRD Banyumas yang juga Sekretaris DPD II Partai Golkar Banyumas, H Ali Umar Basalamah ST mengundurkan diri dari anggota dewan. Bahkan surat pengunduran diri tersebut, sudah disampaikan akhir Agustus lalu dan sekarang tinggal menunggu surat dari gubernur. Saat dikonfirmasi, Ali Umar menyatakan, pengunduran dirinya ini karena ia tidak bisa menjalani dua profesi sekaligus, yaitu sebagai anggota DPRD dan sebagai pengusaha.
Selama menjadi anggota dewan, Ali mengaku, bisnisnya menjadi terbengkalai dan tidak berjalan maksimal. “Saya bukan tipe orang yang bisa mendua, apa yang saya lakukan harus maksimal.
Sehingga saat saya duduk di DPRD, semua bisnis saya serahkan kepada anak buah saya. Hasilnya, saya banyak diprotes karyawan karena perusahaan berjalan tidak maksimal, ” jelasnya, Senin (20/9). Surat pengundurkan diri Ali Umar telah disampaikan kepada ketua DPD Golkar Banyumas, tertanggal 28 Agustus lalu.
Dalam surat tersebut Ali menerangkan, pengunduran dirinya karena selama dua tahun menjadi wakil rakyat merasa tidak bisa menjalankan tugas di DPRD dengan maksimal.
Tunggu Gubernur
Selanjutnya, DPD Golkar Banyumas menindaklanjuti surat Ali Umar dengan melayangkan surat kepada Ketua DPRD Banyumas. “Kita sudah melayangkan surat kepada Ketua DPRD pada 8 September lalu. Surat DPD Golkar No B.67/Golkar/- II.06/IX/2010 tersebut, selanjutnya akan diteruskan kepada Gubernur melalui Bupati Bnyumas,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Banyumas, Wahyu Indra Gandhi.
Terpisah, Ketua DPRD Banyumas, Juli Krisdiyanto mengatakan, surat dari DPD II Golkar Kabupaten Banyumas terkait permohonan pengunduran diri Ketua Komisi D, sudah diteruskan kepada Gubernur melalui Bupati Banyumas tertanggal 14 September. Dan oleh bupati, surat tersebut sudah diteruskan kepada Gubernur tanggal 15 September lalu. Saat ini tinggal menunggu surat dari Gubernur.
Juli mengaku, DPRD sangat kehilangan sosok Ali Umar yang dikenal sangat konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Pak Ali merupakan orang yang tegas, terutama dalam hal membela kepentingan rakyat kecil,” kata Juli. Selain mundur dari anggota DPRD Banyumas, Ali Umar juga mundur sebagai Sekretaris DPD II Banyumas. “Namun saya tetap kader Golkar,” tegas Ali.






