Antara – Petugas “search and rescue” (SAR) gabungan berhasil menemukan jasad korban yang tenggelam akibat terseret gelombang saat berwisata di Pantai Widarapayung, Kecamatan Binangun, Cilacap, Jawa Tengah, pada Minggu (12/9).
“Korban Fajarianto (15) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB,” kata Komandan SAR “Serayu Rescue” Kabupaten Banyumas, Jatmiko, di Cilacap, Selasa.
Menurut dia, korban ditemukan sekitar 300 meter sebelah timur lokasi kejadian dalam kondisi mengenaskan karena tubuhnya sudah menggelembung dan mengalami kerusakan.
Kendati demikian, dia mengatakan pakaian yang dikenakan korban masih utuh.
Setelah menjalani proses identifikasi, lanjut dia, korban dibawa ke rumah duka di Desa Pancurendang Rukun Tetangga (RT) 04, Rukun Warga (RW) 05, Kecamatan Ajibarang, Banyumas.
“Saat ini jasad korban dalam perjalanan menuju rumah duka di Ajibarang,” katanya.
Seperti diketahui, Fajarianto bersama dua rekannya pada Minggu (12/9) memanfaatkan libur H+1 Lebaran untuk berwisata di Pantai Widarapayung, Cilacap.
Saat asyik bermain di pantai, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menyeret tubuh mereka.
Petugas penjaga Pantai Widarapayung yang mengetahui peristiwa tersebut segera memberi pertolongan kepada tiga wisatawan tersebut.
Akan tetapi, petugas hanya berhasil menyelamatkan dua orang korban, sedangkan Fajarianto hilang terseret gelombang hingga akhirnya ditemukan pada Selasa pagi.






